Warung Apung Rahmawati - Mencicipi Ayam Bakar Terdahsyat di Dunia

Friday, April 17, 2015


Dengan tagline “Ayam bakar terdahsyat di dunia” warung apung Rahmawati terbilang sukses menarik minat masyarakat. Tiga kali berkunjung ke sana, 2 kali hari biasa 1 kali weekend selalu ramai pengunjung.

Memangnya sedahsyat apa sih?


Pertama kali berkunjung ke Warung Apung Rahmawati cabang Gresik Jl. DR. Wahidin Sudirohusodo, bayanganku tentang warung apung bentuknya saung-saung yang mengapung di atas kolam. Tapi ternyata salah. Nggak ada yang mengapung, dan hanya ada dua kolam kecil di tengah ruangan yang membatasi tempat lesehan dan tempat yang nggak lesehan alias ada tempat duduk dan life musicnya. Tapi kenapa namanya warung apung yah?

Tempatnya lumayan luas dan nyaman juga tersedia banyak tempat duduk jadi tidak perlu takut kehabisan tempat, hanya toiletnya saja kurang bersih. Ini daftar harga makanan & minuman di warung apung Rahmawati (April 2015) harga bisa berubah sewaktu-waktu tanpa ngasih tau saya, Aku mah apa atuh...












Menu yang pertama kali aku coba dan yang kemudian jadi cinta pertamaku adalah ayam bakar bumbu rujak, ayam bakar bumbu lain di sini tidak sedahsyat ayam ini. Ayam yang terdahsyat di dunia Cuma ayam bakar bumbu rujak ini. Sampe dalam keadaan bokekpun, aku tetep belain pesen setengah porsi ayam buat dibawa pulang, trus dinikmati sampe fly.

Kunjungan yang kedua, ingin coba menu seafood. Aku coba cumi telor asin sama gurami asam manis. Enak, kata si mas. Buat aku yang nggak terlalu suka menu manis, guraminya nggak enak. Cumi telor asinnya juga biasa aja. Lidahku emang cocoknya sama yang asin pedes. Menu sampingannya seperti sayur-mayur rasanya lumayan, tapi apa-apaan tumis kangkung favorit gueh harganya 14.000 seporsi? Huffttt.
Cumi Telor Asin
Urap-urap

Gurami Asam Manis
Lalapan dan sambel dijual terpisah

Kunjungan ketiga, pesen ayam bakar bumbu desa yang disediain kecap manis sebagai pelengkap. Enak sih, tapi standart. Masih lebih enak ayam bakar bandung deket rumah. Sayangnya, disini ayam bakar nggak sepaket sama sambel, alias sambelnya harus beli sendiri dengan harga rata-rata 7000 tapi dikit banget. Ukuran ayamnya juga nggak gede-gede banget. Pokoknya yang paling enak disini Cuma ayam bakar bumbu rujak. Titik.

Eh, minumnya yang paling enak di sini menurutku es sinom. Murah dan porsinya gede.


Es Sinom & Jeruk Nipis Hangat

Total tagihan pada kunjungan ke dua:



Sekian review dari sayaa... selamat mencoba makan di Warung Apung Rahmawati. Jangan lupa tinggalkan komentar yaaa... juga silakan main-main ke twitter & Instagram saya @benecka 


Ciao!

You Might Also Like

1 komentar

  1. Iseng googling, nemu review ini. Hehe terima kasih banyak kak, semoga datang kembali di Warung Apung Rahmawati, ya ^^

    ReplyDelete